Buku ini memberikan penjelasan tentang emosi tersembunyi ini, mengajak kita merenungkan kenikmatannya, dan bagaimana kita menggunakan penderitaan orang lain untuk merasa lebih baik tentang diri sendiri. Buku ini juga mencantumkan contoh-contoh Schadenfreude dari karya sastra, filosofi, film, dan musik, sekaligus pengalaman pribadi dan analisis sejarah serta budaya.
Ini bukan sekadar buku. Ini adalah lorong waktu. Lorong waktu menuju: masa kecil, masa remaja, masa dewasa, masa tua.
Dalam buku ini, penulis menuliskan "resep psikologis" untuk melindungi diri dan perasaan kita sendiri dalam sebuah relasi. Sebuah penguat bagi orang-orang muda untuk mencapai kemandirian emosi, dengan belajar mengenali diri sendiri, berfokus pada perasaan sendiri, dan menyampaikan kebutuhannya kepada orang lain
Buku yang kaya kebijaksanaa ini akan memandu anda memahami konsep memaafkan diri sendiri, mencintai diri, dan menyingkirkan hal negatif.
Buku ini dikemas dengan gaya bahasa ringan, sederhana, dan bisa dibaca dari halaman mana saja anda suka. Harapannya, terbitnya buku ini dapat menjadi semacam renungan sekaligus introspeksi bersama
Dalam buku ini, dua psikolog Amerika, Jeffrey E. Young dan Janet S. Klosko menggunakan prinsip-prinsip terobosan terapi kognitif untuk membantu kita mengenali dan mengubah pola pikir negatif, tanpa bantuan obat-obatan atau terapi tradisional jangka panjang. Mereka menggambarkan sebelas lifetraps yang paling umum, memberikan tes diagnostik untuk masing-masing, dan menawarkan saran langkah demi l…
Buku ini adalah eksplorasi yang jujur tentang tantangan dan konsekuensi dari kecenderungan berlebihan untuk berpikir berlebihan. Penulis menceritakan pengalaman pribadinya dengan humor dan kejujuran, menggambarkan bagaimana overthinking dapat mengganggu kesehatan mental dan kebahagiaan. Buku ini memberikan wawasan tentang bagaimana mengenali dan mengelola kecenderungan tersebut, sehingga pembac…
Buku ini untukmu yang khawatir tentang masa depan. Tenang saja, kau tidak sedang diburu waktu. Bacalah tiap lembarnya dengan penuh kesadaran bahwa hidup adalah tentang sebaik-baiknya berusaha, jatuh lalu bangun lagi, dan tidak berhenti percaya bahwa segala perjuanganmu tidak akan sia-sia. Bukankah sebaiknya apa-apa yang fana tidak selayaknya membuatmu kecewa?
Buku ini dituliskan untukmu yang pernah merasa terpuruk karena cinta, lalu bangkit lagi disebabkan hal yang sama. Sebab, jika kita tak pernah jatuh cinta, kita tak akan banyak belajar dari masa lalu. Bagaimana ia mengajari kita untuk tetap kuat ketika hati terserak. Kita tak akan menjadi tangguh. Kita bisa lebih menghargai diri sendiri dengan melepaskan dia yang selalu menyakiti.
Melalui buku ini, anda bisa memahami bahwa rasa malas itu tidak selalu merugikan anda. Sebuah perspektif baru perihal rasa malas disuguhkan secara komprehensif dan lengkap. Rasa malas merupakan manifestasi motivasi dalam hidup yang melahirkan kreativitas dan inovasi.