Mengisahkan tentang seorang anak kecil yang berusia 6 tahun yang memiliki hobi membaca kamus, tetapi mendapatkan perilaku kekerasan dari ayahnya. Kamus yang saat ini menjadi sering dibaca itu merupakan hadiah dari Kakek Kia saat tokoh “aku” berusia 3 tahun.
Buku ini mengajarkan jurus-jurus kreatif dari dalam, bukan dari luar; untuk menjadi pencipta, bukan peniru. Juga memberi panduan untuk membangun "pabrik kreativitas" dalam diri agar kita kreatif sekaligus produktif
Buku ini berisi puluhan kisah tentang kekayaan budaya Indonesia yang patut dilestarikan
Penolakan dan rasa sakit yang selama ini dirasakan Alie Ishala Samantha, berbalik dirasakan oleh keluarga Jdorkasa- Ayah, Sadipta, Rendra, Samuel, dan Natta. Mereka kini berperang dengan suara hati dan pikirannya sendiri saat Alie memutuskan pergi dari rumah